Belajar Teknik Foto Slow Speed Dengan Mudah Dan Cepat

shutter-speed-kecepatan-rana-cameraBelajar Teknik Foto Slow Speed Dengan Mudah Dan Cepat

Ada berbagai macam teknik dalam dunia fotografi, bagi anda yang masih berada pada level pemula di fotografi, pasti kalian bertanya tanya tentang teknik slow speed ini
Di kesempatan kali ini kita akan mebahas tentang teknik foto slow speed

Foto Slow Speed atau SS adalah teknik foto dengan cara menggunakan shutter speed yang rendah (nilai besar).

Dengan menggunakan teknik slow speed akan mendapatkan foto yang memiliki kesan lebih dinamis.
Slow Speed di gunakan pada kondisi kurang cahaya, karena Shutter dibuka lebih lama agar kamera dapat mengumpulkan cukup cahaya untuk menghasilkan gambar yang kita inginkan.

Namun dalam fotografi, selain digunakan dalam kondis kurang cahaya, teknik slow speed juga bisa digunakan untuk memberikan kesan dinamis di beberapa objek yang bergerak, misalnya Air terjun, ombak Air laut, pergerakan bintang di malam hari dan lainya.

Berikut ini akan kami sharing teknik slow speed air terjun atau ombak air laut dan lainya yang mesti di perhatikan sebelumnya:

1. Tripot dan kabel/Remote Release

Tripot adalah wajib hukumnya saat ingin memfoto dengan menggunakan teknis eksposure time yang lama atau dikenal dengan slow speed. Dengan tripot kita bisa mengurangi gerakan pada kamera yang mengakibatkan hasil foto jadi blur.

Jika tidak memiliki kabel release kita bisa memanfaatkan fitur shutter timer pada kamera kita.

2. Waktu

Waktu yang tepat memfoto slow speed adalah sama seperti memfoto landscape pagi hari atau sore hari saat cahaya belum terlalu kuat.

3. Mode Manual atau Aperture Priority

Pahami teknik segitiga eksposure mode manual adalah sebagai pilihan. Jika anda tidak mau pusing mode aperture prioriti adalah pilahan yang tepat.seting aperture sesuai ketajaman/DOF yang kita inginkan.F5.6 hingga F11 atau F16 hingga F22 menjadi pilihan jika ingin mendapatkan DOF yang selebar lebarnya.

4. Shutter speed

Semakin lama settingan shutter speed, semakin halus efek air terjunya, namun detail di balik air akan hilang, karena speed maksimum kamera umumnya hanya sampai 30 detik, maka jika nada ingin membutuhkan waktu lebih dari itu, gunakan settinagn Bulb, namun perlu remote kabel release.

5. ISO

Gunakan settingan ISO sekecil mungkin untuk mendapatkan shutter speed yang lambat.juga memperhatikan foto agar lebih tajam dan terhindar dari NOISE.

6. Filter

Dalam memfoto Slow Speed, pada umumnya menggunakan filter untuk mengurangi cahaya yang masuk.

Penggunaan filter tanpa tujuan yang jelas harus dihindari. karen setiap penambahan filter di depan lensa akan semakin menurun kualitas foto kita,beberapa jenis filter yang sering di gunakan: CPL, GND, ND.

7. Komposisi

Merupakan gabuangan antara teknik memfoto landscape dan rule of third saat memfoto slow speed ombak air lait atau air terjun untuk mendapatkan hasil maksimal.

8. Latihan

Tidak ada yang instan di dunia ini. maka sering seringlah latihan untuk mendapatkan hasil yang di inginkan dan melihat website galeri foto untuk mencari inspirasi.

dengan penjelasan tentang teknik foto slow speed , semoga bisa membantu anda dan anda bisa memahami dan bisa langsung latihan untuk menggunakan teknik ini di saat sedang di butuhkan dan anda bisa menggunkan teknik ini tepat waktu.

Berikut beberapa contoh foto Slow Speed yang menakjibkan dari beberapa fotografer terkenal

shutter-kreatif-landscape-fotoContoh-Foto-Air-Terjun-550x412waterfall-photography2

Baca juga seputar dunia fotografi secara lengkap disini

2 thoughts on “Belajar Teknik Foto Slow Speed Dengan Mudah Dan Cepat

  1. Pingback: Teknik Photo Lanscape Pantai Pacitan | LITTLE HEAVEN IN PACITAN

  2. Rahmadan

    Kalo pada malm hari.enaknya pakai settingn yg gmn mastah.terutama.minim cahya..terimaksih

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *