Memahami Istilah Low-Key Portrait Dalam Dunia Fotografi

maxresdefaultFotografi saat ini sangat populer dan di minati oleh banyak orang untuk mengabadikan momen indahnya bersama keluarag, teman ataupun pasangannya. Dan fotografi saat ini sudah menjadi trand dan hasil foto yang sudah di abadikan biasanya untuk di upload ke media sosial.

Dalam dunia fotografi tentunya bagi orang awam akan terasa asing dan belum mengerti cara-cara untuk mendapatkan foto yang jauh lebih bagus. Pada kesempatan kali ini kita akan memebahas sebuah tips yaitu Low-key portrait agar pada saat anda memotret bisa mengsilkan foto yang bagus dan natural.

Pada beberapa sumber low key lighting bertujuan untuk menciptakan efek chiaroscuro. Pada fotografi tradisional pencahayaan treepoint biasanya menggunakan sebah key light,fill light dan back light. Low Key hanya memerlukan satu key light, dan terkadang bisa ditambahkan satu fill light atau reflektor sederhana.

Biasanya low key menggunakan background gelap. bagi kalian yang ingin tahu bagaimana itu cara memotret dengan low key portrait berikut simak penjelasanya di bawah:

1. Gunakan Lokasi yang tepat
Foto-Foto low-key identink dengan cahaya yang remang-remang, jadi Anda perlu untuk menggunakan sebuah lokasi atau tempat pemotretan yang gelap. Lokasi tersebut bisa jadi sebuah kamar yang gelap dengan sebuah tirai bewarna hitam, atau bisa memotret di malam hari.

2. Sumber Cahaya
Foto-foto Low-key menggunakan satu sumber cahaya. Anda bisa menggunakan natural light atau cahaya alami yang berasal dari jendela, sebuah lampu meja atau lampu jalanan. Posisikan subyek terhadap arah cahaya sehingga membuat efek yang dramatis.

3. Exsposure
Jika hasil foto Anda terasa terlalu gelap, meskipun telah menggunakan aperture lebar, maka cobalah untuk menaikkan pengaturan ISO. Perhatikan kemungkinan digital grain yang muncul akibat penggunaan ISO yang terlalu tinggi. Anda juga bisa mencoba untuk bereksperimen dengan exposure compensation untuk menaikkan tingkat kecerahan.

4. Jangan Gunakan Flash
Low-key portrait cukup menggunakan satu sumber cahaya, jadi ingatlah untuk mematikan flash kalian. Anda bisa menggunakan flash sebagai sumber cahaya, tetapi akan lebih baik jika cahaya tidak berasal dari depan subyek melainkan dari samping subyek.

5. Komposisi
Pada foto Portrait, idealnya memang wajah subyek selalu menghadap ke kamera kita, tetapi Anda masih bebas untuk bereksperimen, foto obyek yang tidak melakukan eye contact dengan kamera juga bisa membuat foto tampak lebih dramatis.

Untuk menambah pengetahuan anda tentang low key portrait berikut anda bisa menyimak tips low key portrait di bawah ini:

1. Beberapa kamera digital sudah dilengkapi dengan mode otomatis untuk foto Low-key. Mode ini bisa memberikan pengaturan yang Anda butuhkan untuk memotret Low-key Portrait.

2. Fokuskan ke arah mata subyek menggunakan selective focus, atau juga bisa menggunakan manual focus.

3. Gunakan mode Aperture Priority serta setting ke bilangan f rendah agar cahaya mudah masuk ke dalam lensa serta menciptakan depth of field sempit.

Itulah Sedikit Penjelasan dan Tips tentang Low Key Portrait yang bisa anda jadikan inspirasi untuk bisa lebih berkreasi lagi dalam fotografi.

Jangan lupa kunjungi juga seputar dunia Fotografi disini

Beikut beberapa contoh foto low-key portrait
3219055 3851759 gm_25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *