Pengertian ISO Shutter Speed dan Diafragma Dengan Mudah

Iso Shutter Speed dan Diafragma – iso shutter speed dan diafragma Di dalam dunia fotografi tentunya terdapat sebuah hal- hal tidak di mengerti oleh orang awam. Tapi bagi yang sudah lama berkecimpung di dunia fotografi tentunya sedah mengerti akan hal yang berhubungan dengan fotografi. Bagi kalian yang baru memulai berkecimpung di dunia fotografi pasti akan bingung dengan hal yang berhubungan dengan fotografi tersebut.

Dalam kesempatan kali ini kita akan menjelaskan hal yang tidak di mengerti oleh kalian yang baru di dunia fotografi dan untuk yang sudah lama di dunia fotografi silakan lewati saja.

Di dalam teknik pengambilan gambar terutama dalam fotografi anda tentunya harus mengerti tentang beberapa Hal yang penting yaitu ISO Shutter Speed dan Diafragma.

Untuk kalian yang punya Kamera DSLR tentunya pasti akan menemukan sebuah menu yang berhubungan untuk mengatur tersebut. Untuk kalian yang mau berkecimpung di dunia Fotografi dan mau memahami tentang ISO Shutter Speed dan Diafragma jangan kawatir karena untuk memahami hal tersebut anda tidak perlu mempunyai kamera nya langsung dan cukup untuk mengerti saja.

Sekarang saya akan menjelaskan langsung tentang ISO Shutter Speed dan Diafragma :

1. ISO

iso shutter speed dan diafragma ISO merupakan pengaturan satuan tingkat sensitifitas pada sensor kamera terhadap cahaya, apabila di kamera analog sama dengan nilai ASA film.

Semakin besar nilai ISO maka semakin besar sensitif sensor kamera terhadap cahaya, sehingga semakin sensitif cahaya sensor makera terhadap cahaya itu artinya semakin cepat sensor kamera merekap objek.

2. Diafragma

iso shutter speed dan diafragma Diafragma merupakan komponen dari lensa yang berfungsi mengatur intensitas cahaya yang masuk ke kamera. Diafragma lensa biasanya membentuk lubang mirip lingkaran atau segi tertentu.

Dalam kamera manual fungsi diafragma biasanya terletak pada gelang pengatur yang melingkar pada lensa dan simbol yang di pakai adalah huruf f

Kalau kita perhatikan di seputar gelang tersebut terdapat angka dari 1,4 2 2,8 4 5,6 8 11 16 12 angka tersebut sebenarnya merupakan angka pecahan yang menggabarkan perbandingan antara besar kecilnya intensitas cahaya di luar kamera dengan intensitas cahaya yang ada di dalam lensa.

Dengan demikian misalnya f/1 itu artinya intensitas cahaya di luar dan di dalam lensa adalah sama.

3. Shutter Speed

iso shutter speed dan diafragma Kecepatan rana atau Shutter Speed merupakan dimana sisi lain dari keajaiban terjadi.karena Shutter speed bertugas dan bertanggung jawab untuk menciptakan efek dramatis dengan baik seperti tindakan pembekuan atau mengaburkan gerak.

Shutter Speed biasa juga di kenal sebagai “waktu tangkapan kamera”, singkatan dari lamanya waktu shutter kamera terbuka untuk mengekspos cahaya ke sensor kamera.

Jika kecepatan rana cepat, dapat membantu untuk membekuan tindakan sepenuhnya. jika kecepatan rana lambat, dapat menciptakan efek yang biasa di sebut “Motion Blur”. pada efek ini di mana benda bergerak tampak kabur sepanjang arah gerak.

Efek ini biasa di gunakan cukup sedikit dalam iklan mobil dan sepeda motor, dimana kecepatan dan gerak di komunikasikan kepada pemirsa dengan sengaja mengaburkan roda bergerak.

Itulah beberapa penjelasan dari iso shutter speed dan diafragma yang ada pada dunia fotografi. Semoga dengan adanya penjelasan ini, untuk kalian yang baru saja terjun ke dunia fotografi bisa memahami tentang ISO, Diafragma dan Shutter Speed yang di jelaskan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *