Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan

unduhanMasih Berada di Bukittinggi, setelah kemaren kita membahas tentang wisata lubang jepang di Bukittinggi. Sekarang kita akan mebahas sebuah tempat wisata lainya yang masih berada di Bukittinggi yaitu tempat wisata yang bernama Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan.

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan merupakan sebuah tempat rekreasi keluarga dan wisata budaya di Kota Bukittinggi yang bisa di kunjungi dengan berjalan kaki menyebrangi jembatan Limpapeh yang tidak jauh dari sebuah benteng yang bernama Fort de Kock.

Ketika sampai di lokasi dan memasuki temapt taman Margasatwa dan Budaya Kinantan, Anda kan segera melihat sebuah kandang Gajah, Serta Rumah adat Baanjuang yang di gunankan sebagai museum. di sekitar bagian luar rumah adat baanjuang ada pohon tua.

limpapeh_bridge_to_otherside_of_kinantan_zoo_bukittinggi_west_sumatra

Pohon tua yang berada di rumah adat baanjuang memiliki jumlah cabang yang tak terhitung banyaknya, di rimbuni oleh tumbuhan lumut dan paku-pakuan.Tidak hanya itu terdapat sebuah Rangking, lumbung padi khas suku Minangkabau, serta patung beberapa gadis yang tengah menumbuk padi.

Museum Rumah Adat Baanjuang ini di dirikan pada 1 juli 1935 dengan Mondelar, dan kemudian mengalami perubahan nama beberapa kali menjadi Museum Baanjuang,Museum bundo kanduang dan barupada tahun 2005 berubah namanya menjadi Museum Rumah adat Baanjuang.

Di sebelah kanan Museum Rumah Adat baanjuang terdapat sebuah bangunan kecil dan terdapat sebuah benda bulat di tengah bangunan tersebut yang dari jauh nampah seperti terbuat dari logam. Bulatan kecil seperti logam itu ternyata bulatan Kulit lembu yang mendjadi sebuah ujung bedug yang berukran sangat panjang.

kebun-binatang-museum

Tidak hanya Museum yang terdapat di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantanb ini tapi juga terdapat beberapa satwa yang menjadi koleksi taman ini yaitu sepeti Gajah, Rusa Totol, kijang, dan binatang gurun pasir pun bisa anda jumpai di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan ini.

Kompleks Wisata taman ini di bangun tahun 1900 oleh Controleur Strom Van Govent sebagai kebun bunag yang di namai Kebun Bunga Strom Park . dan pada tahun 1929 area ini di jadikan kebun binatang oleh Dr.J. Hock, seoarang dokter hewan , dan menjadi satu satunya kebun binatang di sumatera barat.

Jika anda memiliki banyak waktu, Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan ini cocok untuk di nikmati sambil berjalan santai di pagi atau sore hari, sambil menikmati pemandangan kota Bukittinggi dengan silir hawa perbukitan yang sejuk dan dingin.

dscf2829ed
handphone-tablet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *